Walaupun memiliki standarisasi produk, sistem, dan manajemen yang sama, namun kesuksesan usaha waralaba untuk suatu merk bisa berbeda antara cabang satu dengan cabang lainnya.
Mungkin jika Anda pernah berkunjung di suatu kota dan menjumpai suatu usaha waralaba yang sepi dari pembeli. Sementara itu Anda menjumpai usaha waralaba dengan merk yang sama ditempat lain sangat laris dan kebanjiran pembeli. Kemudian, dalam benak kita pun terpikir apakah yang salah dari usaha waralaba ini? Kenapa yang satu sepi sementara lainnya ramai? Padahal merk, produk, sistem, hingga manajemennya memiliki standar yang sama.